Trisna Mulyana

Trisna Mulyana

Mudahkanlah, jangan dipersulit!

Liputan6.com, Turki - Unidentify Flying Object (UFO) merupakan benda langit yang keberadaannya masih sering dipertanyakan. Benda yang diduga berasal dari luar angkasa ini dikendarai oleh mahluk yang disebut alien. Meskipun banyak foto dan vidio tentang UFO atau alien, keberadaan mereka masih dipertanyakan.

Karena ingin tahu kebenaran tentang mahluk ini, salah satu universitas di Turki membuka kurikulum terbaru yang mempelajari tentang UFO dan alien.

Universitas Akdeniz di Turki telah membuat penjurusan yang disebut "Ufologi dan Exopolitik" sebagai kurikulum terbarunya. Tujuannya adalah untuk membuat siswa siap memberikan sambutan yang layak kepada UFO dan mahluk luar angkasa.

Persiapan praktis dan diplomasi antar bintang merupakan bagian dari jurusan tersebut. Seperti yang dikatakan Kolbaşi yang dilansir dari Dogan News Agency, para siswa akan belajar tentang dugaan aktivitas alien di Bumi.

Kolbaşi adalah wakil ketua Pusat Penelitian Ilmu Luar Angkasa Sirius UFO yang berbasis di Istanbul. "Kami percaya perwakilan dari dunia (Bumi) dan peradaban luar angkasa akan segera melakukan kontak resmi satu sama lain. Ini akan menjadi perubahan terbesar yang ada di sejarah dunia," kata Kolbaşi.

Sumber: http://citizen6.liputan6.com/read/3180883/diragukan-keberadaannya-ufo-dan-alien-dijadikan-kurikulum

Sabtu, 10 September 2016 01:35

Selayang Pandang

Sekolah Luar Biasa Ganda Daya Ananda merupakan salah satu pengembangan pelayanan sosial Yayasan Sayab ibu Cabang DIY terhadap anak berkebutuhan khusus. Sekolah ini berdiri pada tahun 1995 yang dirintis dan dikembangan di bawah koordinator Ibu Sri Susiani dan Sunaryo dengan beberapa guru diantaranya Wiji Lestari, Lastri Purwasih, Tutik. Kemudian memperoleh ijin Operasional dari Depdikbud Kabupaten Sleman pada tanggal 25 Oktober 1996 dengan SK nomer :031/Kpts/A/1996. Pada saat itu siswa sebanyak 12 anak panti Yayasan Sayap Ibu. SLB Ganda Daya Ananda beralamat di Kadirojo II No. 153 Desa Purwomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
SLB Ganda dengan pelayanan terhadap anak yang multi handicap dengan tidak mengkhususkan pada stu jenis kecacatan dan merupakan satu satunya sekolah ganda yang multi handicap di Yogyakarta bahkan di Indonesia. Sekolah ini yang dibina oleh tenaga-tenaga pendidik dengan latar belakang pendidikan luar biasa dan pendidikan ketrampilan vokasional yang diperuntukkan bagi mereka nantinya agar mampu hidup mandiri serta diharapkan mampu bersaing dengan dunia sekitarnya.
Selain anak-anak yang menjadi asuhan Yayasan Sayap Ibu sekolah juga melayani anak-anak berkebutuhan khusus pada umumnya  yang masih memilki kelengkapan kasih sayang dari keluarga.

Dalam memberikan pelayanan kepada Anak berkebutuhan khusus sekolah mengutamakan kepentungan siswa agar belajar sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya dengan memberikan sarana dan memfasilitasi kebutuhan belajarnya

 

SLB G Daya Ananda merupakan institusi swasta di bawah naungan Yayasan Sayap Ibu cabang Daerah Istimewa Yogyakarta yang bergerak dibidang pendidikan formal melayani, membimbing, melatih dan mendidik anak berkebutuhan khusus yang memiliki beragam dan tingkat kompleksitas ketunaan yang tinggi agar memiliki dan berdaya guna dalam kehidupan dan dapat melakukan perannya dalam pembangunan.

Sekolah melayani pendidikan luar biasa dengan jenis ketunaan ganda yang artinya peserta didik memiliki lebih dari satu jenis ketunaan.

Adapun tugasnya Sekolah antara lain:

1)      Menyelenggarakan pelayanan pendidikan luar biasa dari tingkat Persiapan / Observasi / TK, Dasar, Lanjutan dan menengah,

2)      Menyelenggarakan rehabilitasi dan pelayanan khusus bagi anak luar biasa,

3)      Melakukan publikasi yang menyangkut pendidikan luar biasa,

4)      Menyelenggarakan pelatihan kerja bagi anak luar biasa dari berbagai jenis,

5)      Melaksanakan kegiatan ketatausahaan.

Untuk mewujudkan hal tersebut sekolah menentukan visinya yaitu terwujudnya anak berkebutuhan khusus berilmu, taqwa, terampil, mandiri, beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan secara wajar. Selanjutnya visi dikembangkan menjadi misi sekolah, antara lain:

 

1). Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan,

2). Menumbuhkembangkan penghayatan dan pengamalan,

3). Keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,

4). Mernbantu siswa mengoptimalisasikan potensi,

5). Melakukan kegiatan sosialisasi,

6). Menerapkan managemen partisipan,

7). Menumbuhkan semangat kompetitif secara positif  kepada warga sekolah,

8). Menciptakan atmosfir lingkungan yang bersih, indah, nyaman dan kondusif,

9). Menjalin kerjasama dengan iembaga lain.

Keunggulan sekolah melatih peserta didik mengenai ADL dan sebagai tempat rehabilitasi.

Sekolah dibina oleh 18 orang tenaga pendidik yang terdiri dari 10 orang berstatus PNS, 5 orang guru tetap yayasan dan 3 orang guru tidak tetap. Dengan 1 tenaga kependidikan bertugas sebagai TU yang

merangkap sebagai bendahara dan guru.                                                                      

      Untuk menjaga kondisi dan kesehatan siswa tersedia tenaga medis datang ke sekolah yang memberikan layanan kesehatan siswa setiap 3 bulan yaitu baik dokter umum ataupun dokter gigi. Selain itu ada psikolog yang akan datang sesuai kebutuhan, tenaga medis, dan 2 orang fisioterapi setiap hari;

 

Karakter Siswa SLB G Daya Ananda                                                                   

      Sebagian siswa SLB G Daya Ananda berasal dari Panti II Yayasan sayap Ibu yang didirikan oleh ibu Ciptaningsih Utaryo.  Panti II ini merupakan tempat asuhan anak-anak terlantar dan mereka tidak tahu siapakah orangtuanya? la mendapat perawatan  serta yayasan mengupayakan keluarga angkat bagi dirinya. Di Panti inilah ia hidup, diasuh, dibimbing dengan tulus penuh kasih sayang dari para pengasuh, serta medapatkan pendidikan formal di SLB Daya Ananda. Sebagian lain siswa berasal dari masyarakat sekitar yang telah menyadari pentingnya arti sebuah pendidikan bagi putra-putrinya meskipun ia mengalami hambatan baik fisik maupun psikis.

Karakter siswa di SLB Daya Ananda beragam, dari keseluruhan siswa yang ada sebagian besar merupakan kelompok siswa down syndrome disertai kelainan lain seperti: CP, Polio, Low Vision, Autisme, Hiperaktif. Mereka mengalami kelainan tidak hanya satu macam namun kelaianannya rangkap (Double Handycapped) bahkan mengalami kelainan yang kompeks (Multi Handycapped). Dilihat dari aspek intelegensi berkisar antara 20-50. Mereka tergolong mampu rawat, mampu latih dan sedikit yang mampu didik.

 

Layanan Pendidikan

      Kurikulum sekolah menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mengacu pada kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) mulai dari TKLB hingga SMALB dengan modifikasi disesuaikan kebutuhan dan pengembangan potensi siswa, dengan rasio pendidikan akademik 30-40% dan 60-40% pendidikan yang mengarah pada karakter, kecakapan hidup berupa keterampilan yang nantinya diharapkan mampu mandiri melakukan aktifitas sehari-hari (Activity Daily Living) tanpa bantuan orang lain. Bagi siswa yang masih mampu, dikembangkan melalui pemberian keterampilan vokasional agar setelah menamatkan pendidikan dari sekolah tersebut memiliki bekal untuk hidup di masyarakat.

      Pendidikan keterampilan tidak semata-mata berorientasi produk semata namun juga mempertimbangkan fungsi habilitasi rehabilitasi dan estetis koordinasi gerakan tubuh. Sekoiah memiliki motto kompetisi yang dilakukan adalah kompetisi terhadap diri sen: Di samping keterampilan diberikan kegiatan pembiasaan, pendidikan jasmani, muatan lokal, bina diri dan terapi.

 

Siswa yang berprestasi

Beberapa siswa pernah mengukir prestasi dibidang Olahraga, seni dan keterampilan.

Sebut saja :

 

Yanuar Dwiantoko akrab dengan sapaan Yanu. Nama yang keren sekarang duduk di SMPLB kelas VIII. Sejak usia 4 tahun telah disekolahkan orang tuanya di SLB G Daya Ananda, kegiatannya melakukan terapi, maklum siswa manis ini mengalami kelainan pada gerakan otot tangan dan kaki. Aktifitas sehari-hari dilakukan dengan menggunakan kursi roda. Dia piawai memainkan keyboard di bawah bimbingan Ibu Wintari Puspasari yang sehari-hari bertugas sebagai guru musik disekolahnya serta dukungan orang tuanya. Pernah ia mengiringi bernyanyi bersama Nava Urbach dan bahkan menyanyi bersama GKR Hemas ketika berkunjung di sekolah. Dalam kegiatan Pekan Olahraga Seni dan Kreativitas PK-PLK yang diselengarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga pada Bulan Juni 2011 lalu tingkat Provinsi  ia memperoleh trophy juara III lomba cipta baca puisi. "Meski begini aku. bisa begitu, tidak kalah dengan yang lain". Ucapnya ketika ditanya : Hebatnya lagi Yanu hafal nama-nama pemain bola kelas dunia, maklum dia adalah maniac bola, He...he...he...! Soal musik dia sudah banyak melakukan pentas di pesta- pesta perkawinan dan tentu ada hasilnya yaitu dapat meringankan beban orang tua selebihnya untuk ditabung

 

Kusuma Arbi siswa tampan klas XII SMALB yang memiliki postur tubuh tinggi 170 cm dan atletis ini memang hobby olahraga. Bulu tangkis kesukaannya. Pernah meraih peringkat IIl kejuaraan Porsenitas Tingkat Kabupaten Sleman dan Juara I lomba lari 400 m divisi II pada Special Olimpic Indonesia (SOIna) pada tahun 2011. Meski dia penyandang Tunagrahita dan Tunarungu ini memiliki cita-cita menjadi atlet lari. Kita do'akan semoga menjadi kenyataan.

 

Nana siswa Tunagrahita yang kini duduk di kelas VII SMPLB memiliki bakat nyanyi dan ketrampilan Boga bahkan pernah memperoleh kejuaraan menghias makanan pada Ulang Tahun Hari jadi Kabupaten Sleman. Kegiatan selepas sekolah membantu mengasuh adik-adiknya di panti. Saat ditanya : "Na ...? kamu besok ingin jadi apa? Dia tidak menjawab, hanya senyum...dan berlalu".

Di samping itu ada sebagian anak yang memiliki bakat menari. Mereka sering di undang pentas menghibur para tamu kadang oleh pejabat-pejabat tertentu.. diantaranya mereka itu adalah; Rino, Feri dan Jito. Jenis tarian yang dimainkan anak-anak itu adalah tarian gaya Yogyakarta dan Surakarta. Meskipun sangat sederhana gerakannya namun anak merasa senang bisa dilihat orang banyak. Paling tidak mereka bisa mengekspresikan dan menunjukkan bahwa  mereka juga mampu seperti anak normal lainnya. Diharapkan anak memiliki rasa percaya terhadap kemampuan diri sendiri.

Kegiatan Jambore dan Kemah juga diikuti oleh anak-anak SLB Daya Ananda baik tingkat Kabupaten maupun tingkat propinsi. Dengan kegiatan Jambore dan Kemah diharapkan anak memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama, meskipun masih dalam ruang lingkup kecil dalam arti bertanggung jawab pada diri sendiri dan peduli terhadap temannya, seperti mengurus kebutuhan sendiri/pribadi. Contohnya menyiapkan alat-alat ketika mandi, makan, membersihkan peralatan makan.

Kepedulian terhadap sesama temannya, kerjasama, saling membantu dalam kegiatan kelompok maupun sendiri, mengikuti perlombaan-perlombaan yang diselenggarakan. Pernah mendapat juara membuat kerajinan dari barang-barang bekas.

Kegiatan Berkebun dan Bercocok Tanam juga diajarkan pada siswa-siswa SLB Daya ananda. Dengan Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal jika mereka sudah terjun di masyarakat umum, tidak merasa canggung dan rendah diri jika berbaur dengan khalayak umum. Kegiatan ini di mulai dari tahap pengenalan nama-nama jenis tanaman,pengo!ahan tanah, perawatan seperti pengairan, pemupukan, cara pencampuran pupuk (kombinasi). Namun dalam kegiatan ini masih dalam pengawasan dan bimbingan guru. Jenis tanaman yang dibudidayakan adalah cabai, tomat, sawi dan tanaman-tanaman hias. Ini adalah bentuk dari ketrampilan Vocasional yang ada di SLB Daya Ananda. 

 

 

 

Rabu, 07 September 2016 18:15

Visi dan Misi Sekolah

VISI SEKOLAH

Terwujudnya peserta didik berkebutuhan khusus yang taqwa, berilmu, terampil, mandiri dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan sesuai potensi dan atau kemampuannya.

 

MISI SEKOLAH

  • Menumbuhkembangkan penghayatan, pengamalan keagamaan secara intensif melalui pembelajaran dan praktik keagamaan sehari-hari.
  • Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara intensif untuk mencapai ketuntasan belajar.
  • Membekali siswa dengan berbagai ketrampilan sesu8ai potensi dan kemampuannya
  • Membantu siswa mengenali potensi dirinya dan mampu mengoptimalisasikan untuk dapat hidup secara mandiri
  • Melakukan kegiatan sosialisasi dengan masyarakat sekitar.

 

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

 Fungsi     : SLB G Daya Ananda mempunyai fungsi menyelenggarakan  pendidikan luar  biasa.

Tugas                 :

  • Menyelenggarakan pelayanan pendidikan luar biasa dari tingkat Persiapan / TK, Dasar, Lanjutan dan menengah.
  • Menyelenggarakan rehabilitasi dan pelayanan khusus bagi anak luar biasa.
  • Melakukan publikasi yang menyangkut pendidikan luar biasa.
  • Menyelenggarakan pelatihan kerja bagi anak luar biasa dari berbagai jenis.
  • Melaksanakan kegiatan ketatausahaan.
Halaman 4 dari 4