Senin, 25 Januari 2021 04:44

Kerukunan Pilihan

Ditulis oleh

 
 
KERUKUNAN DI LINGKUNGAN KELAS 

 

Perhatikan gambar di atas, lalu jawablah 
pertanyaan-pertanyaan berikut. 
1. Apa yang dilakukan Muh. Ircham? 
Jawab : __________________
2. Apa yang dilakukan Ibu Hasti? 
Jawab: ___________________
3. Apa yang dilakukan Pak guru Neno bersama para muridnya? 
Jawab: ___________________
4. Bagaimana bentuk kerukunan hidup yang pernah kamu lakukan dalam kelasmu? 
Jawab : _____________________________
5. Sebutkan contoh-contoh bentuk kerukunan yang kamu lakukan bersama teman-temanmu di kelas! 

Jawab : _____________________________




 

 

Sejarah Sumpah Pemuda 

 
Pada tahun 1928, sebuah organisasi kepemudaan bernama Perhimpunan Pelajar-Pelajar  Indonesia mencetuskan gagasan untuk membuat sebuah kongres untuk pemuda dari seluruh Indonesia. Kongres ini bertujuan menghidupkan dan menyatukan semangat kebangsaan Indonesia pada diri para pemuda. Pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 terlaksanalah kongres  pemuda  yang dihadiri oleh perwakilan para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu  Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamiten Bond,Jong Ambon, Perwakilan Pemuda Tionghoa, Pemuda Kaum Betawi dan banyak lagi. 
Di dalam kongres tanggal 28 Oktober 1928 itu mereka membuat dan mengikrarkan Sumpah Pemuda yang berisi: 
  1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia 
  2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia 
  3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia 
Pada kongres tanggal 28 Oktober itu juga diperdengarkan dan dikukuhkan  lagu ciptaan seorang pemuda bernama WR Supratman yang kemudian dikenal  sebagai lagu kebangsaan Indonesia. Lagu dan hasil kongres itu, pada keesokan harinya, dimuat dalam salah satu artikel koran Indonesia yang bernama Koran  SinPo. Pihak penjajah kemudian melarang ikrar sumpah pemuda dan lagu Indonesia  Raya disebarkan. Akan tetapi. sikap patriotisme dan nasionalisme para pemuda telah tumbuh dengan kuat. Mereka tetap  menyebarkan dan menyanyikannya sebagai lagu kebangsaan. 
      Para tokoh kongres sumpah pemuda adalah: Sugondo 
Joyopuspito, Moh. Yamin,Amir Syarifuddin, Johanes Leimana, dan banyak lagi. Di kemudian hari, ternyata, mereka menjadi pemimpin perjuangan Indonesia di berbagai daerah pada berbagai bidang untuk mengusir penjajah. 
Ayo Cermati...  
Cermatilah  contoh  gambar tokoh-tokoh pemuda berikut!  
Tentu kamu ingat, bahwa pada sejarah sumpah pemuda itu, yang paling banyak berperan adalah pemuda. Siapakah tokoh pemuda-pemuda itu ? 
 
Sekarang  kamu sudah mengenal beberapa contoh tokoh pemuda di atas 
Ayo tuliskan nama-nama tokoh pemuda  lainya    pada tabel berikut dan asal usulnya! 
 
 
Tahukah kamu,  apa  nilai-nilai  yang terkadung dalam  sumpah pemuda  itu?
Ayo sambil membaca Nilai-nilai Sumpah Pemuda 
 
Nilai adalah pedoman yang dianggap baik dan benar oleh suatu kelompok masyarakat.Setiap orang yang mengikuti nilai tertentu akan diterima oleh anggota masyarakat.  salah satunya contoh yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. 
     
     Sumpah Pemuda adalah suatu peristiwa  bersejarah yang sangat penting dalam mencapai kemerdekaan indonesia. Semangat sumpah pemuda telah mempersatukan langkah perjuangan yang dahulunya  bersifat kedaerahan menjadi semangat nasionalisme.  Pada waktu dahulu,organisasi pemuda memiliki perbedaan bahasa,  agama,  adat istiadat, budaya dan suku bangsa. Sumpah pemuda telah memberikan semangat persatuan dan kesatuan yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. 
 
Nilai-Nilai Luhur Sumpah Pemuda anatara lain; 
1.Mementingkan Rasa Persatuan 
Pada peristiwa Sumpah Pemuda,  para Pemuda Indonesia bersatu padu demi terwujudnya satu bangsa.  Mereka berjuang dalam satu kesatuan untuk mewujudkan yang merdeka.  Dengan bersatu kita menjadi kuat dan mampu melaksanakan tugas-tugas yang berat sekalipun. 
 
2.Mengutamakan Kepentingan Bersama 
Kepentingan bersama lebih penting dari pada kepentingan pribadi.Sebab kepentingan bersama itu mencakup banyak orang.  Apabila kepentingan bersama berhasil diselesaikan maka banyak orang mendapat manfaat dan akan senang. Pada waktu Sumpah Pemuda,  para pemuda kita saling mementingkan daerah dan golongannya.  Akan tetapi, mereka hanya memikirkan bagaimana agar  Indonesia bisa  berstu. Kepentingan bermasalah yang mereka utamakan. 
 
3.Menerima dan Menghargai Adanya Perbedaan 
Dalam peristiwa sumpah pemuda,  ada  banyak  golongan pemuda dari berbagai  daerah di indonesia.Mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda.  Namun,  perbedaan itu idak di permasalahkan. Semua diterima dan bersatu  untuk mewujudkan satu bangsa yaitu Indonesia. 
 
4.Kekeluargaan dan Persaudaraan 
Kekeluargaan adalah sikap dan perbuatan yang mengutamakan kebersamaan dalam bergaul.Persaudaraan juga mencerminkan kebersamaan tanpa memandang latar belakang perbedaan.  Kita menganggap  semua sebagai satu keluarga dan bersaudara.  Apabila teman kita sedang mengalami musibah, kita juga merasa terkena musibah dan segera membantunya.  
 
5. Menghargai keberagaman suku, adat, budaya dan agama. 
Dari berbagai nilai luhur tersebut,nilai-nilai itu pada dasarnya merupakan perwujudan dari nilai persatuan  dan kerukunan kita.  Makna dari Sumpah Pemuda adalah mengingatkan kepada kita akan pentingnya nilai persatuan. Persatuan kita sebagai  satu tanah air,satu bangsa,dan satu bahasa. 
 
 
 
Keanekaragaman Budaya kita 
 
     Kita dapat mengetahui suku bangsa apa saja yang hidup di Indonesia. Kekayaan suku bangsa dan budaya di Indonesia sangat beragam  demikian pula di sekolah kita. Marilah kita mengenal satu persatu kekayaan budaya bangsa,  agar kita dapat lebih mencintai bangsa Indonesia. Mari kita simak berikut ini. Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunani, yang salah satunya adalah bangsa Melayu. Berdasarkan ciri-ciri kebudayaan yang dimiliki bangsa Melayu dibedakan menjadi dua, yaitu Melayu Tua dan Melayu Muda, Melayu Tua di antaranya, suku Batak (sekitar Danau Toba), suku Dayak (di pedalaman Kalimantan), dan suku  Toraja (Sulawesi  Selatan). Melayu Muda di antaranya, 
Minangkabau (Sumatra Barat), Jawa, Sunda, Bali, Makassar, Buton (Sulawesi Selatan), dan suku Bugis. 
   Selain suku-suku tersebut, ada juga suku bangsa keturunan, seperti Arab, Tionghoa, India, dan Eropa. Di Indonesia, terdapat beraneka ragam suku bangsa yang tersebar ke seluruh penjuru tanah air. 
 
 
 
Macam-macam Kesenian Daerah 
 
Kesenian daerah yang kita miliki sangatlah beragam. 
Hampir setiap  wilayah memiliki kesenian daerah yang unik dan hanya terdapat di wilayah tersebut. Keragaman Kesenian daerah yang dimiliki tersebut tentunya merupakan sumber kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan. Kesenian daerah meliputi tarian daerah, lagu daerah, upacara adat dan kegiatan yang bernilai seni. 
Di bawah ini disajikan contoh tarian daerah yang  berasal dari  Sulawesi Selatan. 
 
Tari  Kipas Pakarena merupakan kesenian  tari yang berasal dari Gowa, Sulawes Selatan. Tarian ini sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Gowa yang  merupakan bekas Kerajaan Gowa.  

       Kisahnya berawal dari perpisahan antara Penghuni  Boting Langi (negeri khayangan)  dan penghuni Lino (bumi) pada zaman dahulu. Konon, sebelum berpisah, penghuni Boting Langi sempat mengajarkan kepada  penghuni Lino cara menjalani hidup, seperti bercocok tanam, beternak, dan berburu. Cerita itu diabadikan dalam gerakan tarian. Makna gerakan tari Kipas Pakarena, seperti gerakan berputar searah jarum jam, melambangkan siklus hidup manusia. Gerakan naik turun encerminkan roda kehidupan. Cara menari yang lembut mencerminkan karakter perempuan Gowa yang sopan, setia, patuh, dan hormat. Secara keseluruhan gerakan tari ini mengungkapkan rasa syukur. 
 

Ayo Bernyanyi

 
Injit-Injit Semut 
 
Jalan jalan ke Tanah Deli 
Sungguh indah tempat tamasya 
Kawan jangan bersedih 
Mari nyanyi bersama -sama 
Kalau pergi ke Surabaya 
Naik prahu dayung sendiri 
Kalau hatimu sedih 
Ya rugi diri sendiri 
Naik prahu ke Pulau Sribu 
Sungguh malang nasibku 
Sungguh malang nasibku 
Punya teman diambil orang 
Ramai sungguh Bandar Jakarta 
Tempat orang mengikat janji 
Walau teman tak punya 
HatiSenang dapat bernyanyi 
 
Reff :    
 
Injit injit semut 
Siapa sakit naik di atas 
Injit injit semut  
walau sakit jangan dilepas  
 
 
Pilihlah jawaban yang paling tepat di bawah ini 
 
1. Bentuk kerukunan di kelas  adalah.... 
 
        A. Membersihkan kelas bersama 
 
        B. Makan di kantin 
 
        C. Membersihkan selokan air di jalan 
 
 
2. Janji sumpah pemuda pertama kali disampaikan pada tanggal.... 
 
        A. 28 Oktober 1928 
 
        B. 28 Oktober 1938 
 
        C. 28 Oktober 1948 
 
3. Gambar tokoh pemuda ini adalah.... 

 
        A. Muh.Yamin 
 
        B. WR.Supratman 
 
        C. Amir Syarifudin Harahap 
 
 
4. Tarian Pakarena berasal dari daerah.... 
 
           A. Gowa 
 
            B. Betawi 
 
            C. Bali 
 
5. Lagu daerah Injit-injit semut berasal dari.... 
 
        A. Sumatera Barat 
 
        B. Sumatera Utara 
 
        C. Sulawesi Selatan 
 
Sabtu, 27 Jun 2020 15:10

Kebun Binatang

Ditulis oleh
Kamis, 28 Desember 2017 01:14

Prestasi

Kamis, 28 Desember 2017 01:08

Sarana dan Prasarana

JAKARTA, KOMPAS.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberikan catatan akhir tahun pendidikan di 2017.

Salah satunya yaitu, dari pengamatan kualitatif FSGI, kekerasan di dunia pendidikan terlihat semakin masif dan mengerikan sepanjang tahun ini.

Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriawan Salim menyebutkan beberapa diantaranya yaitu siswa kelas 3 SD di Sukabumi bernama SR (9 tahun) yang tewas setelah terlibat perkelahian dengan temannya di belakang sekolah.

Meski berdasarkan autopsi, kematian SR bukan disebabkan pukulan temannya, namun pukulan tersebut mengakibatkan SR terjatuh dan pingsan.

"Karena SR memiliki sakit bawaan berupa pengentalan darah, maka posisi jatuh tersebut mengakibatkan darah yang kental tak bisa mengalir secara lancar," katanya dalam sebuah diskusi di LBH, Jakarta, Selasa (26/12/2017).

(Baca juga: Berkelahi dengan Temannya, Siswa SD di Sukabumi Tewas)

Satriawan menyebut kasus lain yang terjadi di Lombok Barat, di mana terjadi pemukulan terhadap sejumlah siswa yang kerap dilakukan oleh seorang guru.

Ironisnya, guru yang kerap melakukan pemukulan tersebut justru menjadi "andalan" kepala sekolah untuk "mendisiplinkan" siswa di sekolah itu.

Sejumlah video kekerasan juga sempat viral sepanjang 2017. Salah satunya yakni video yang memperlihatkan seorang guru yang menampar empat siswi di Maluku Tenggara Barat.

Kemudian ada video pemukulan siswa di Pontianak.

Kekerasan juga terjadi di luar sekolah, namun masih menyasar para pelajar. Pelakunya bahkan merupakan para senior dan alumni, seperti yang terjadi di kasus gladiator Bogor.

Kasus gladiator Bogor yang melibatkan siswa dan alumni dari SMA Budi Mulia dan SMA Mardiyuana tersebut menewaskan Hilarius.

(Baca juga: Maria Kisahkan Anaknya Dihajar Tanpa Ampun hingga Tewas dalam Duel ala Gladiator)

"Yang terakhir terjadi di Rumpin, yang menewaskan MRS karena luka bacok dan mengakibatkan korban meninggal kehabisan darah," ujar Satriawan.

FSGI menyayangkan masifnya kekerasan di dunia pendidikan. Menurut Satriawan, semestinya sekolah menjadi tempat yang aman baik bagi siswa maupun guru.

"Tapi ini terbalik. Sekolah menjadi tempat yang tidak aman, karena tidak hanya bullying tapi juga kekerasan fisik bahkan pembunuhan, itu terjadi di sekolah, bahkan pelakunya justru guru sendiri," kata dia.

Seharusnya, sekolah menjadi tempat yang aman sebagaimana analoginya sebagai rumah kedua.

Satriawan menyampaikan, FSGI pun memberikan masukan agar guru-guru diberi pelatihan cara mencegah dan menangani kekerasan di sekolah.

Pasalnya, menurut dia, banyak guru dan kepala sekolah yang gagap dalam menghadapi kekerasan di sekolah.

Selain itu, pemerintah diharapkan melakukan percepatan dan sosialiasi program sekolah ramah anak.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2017/12/26/17513181/federasi-serikat-guru-2017-kekerasan-di-dunia-pendidikan-makin-masif

Rabu, 27 Desember 2017 05:53

Akses Pendidikan Terus Diperluas

Ditulis oleh

JAKARTA - Memasuki tahun ketiga pemerintahan Kemendikbud terus melakukan perluasan akses pendidikan. Melalui Kartu Indonesia Pintar pemerintah berupaya menyentuh anak tidak mampu untuk sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, perluasan akses pendidikan salah satunya dilakukan dengan memperluas penerima manfaat Program Indonesia Pintar melalui pemberian Kartu Indonesia Pintar. Tidak hanya memberikan kesempatan kepada anak-anak yatim namun juga kepada anak yatim piatu, anak yang tinggal di panti asuhan dan juga peserta didik nonformal.

“Ini adalah upaya perwujudan bahwa negara harus memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan,” katanya saat konferensi pers Kilas Balik Kinerja Kemendikbud Tahun 2017 dan Rencana Kerja Tahun 2018 di kantor Kemendikbud.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan, kementerian berupaya agar bantuan social bagi anak tidak mampu ini bermanfaat bagi yang membutuhkan. Namun disisi lain juga perlu transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu kementerian memberi KIP dalam bentuk simpanan pelajar yang dilengkapi dengan kartu ATM. Terobosan ini pun akan mendorong transaksi non tunai dan juga untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tingkat pelajar.

Berdasarkan data pada per tanggal 11 November 2017, pemerintah telah menyalurkan KIP pada jenjang Sekolah Dasar  sebanyak 7.778.963 anak; Sekolah Menengah Pertama sebanyak 3.244.134 anak; Sekolah Menengah Atas sebanyak 1.037.351 anak, dan; jenjang Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 1.436.186 anak.

Muhadjir menjelaskan, sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat dalam melaksanakan program-program prioritas akan memberikan dampak langsung yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya, untuk mendukung program Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan Kemendikbud telah melatih 12.750 guru untuk menjadi guru produktif dan juga merekrut 15.000 guru program keahlian ganda. Selain itu juga Kemendikbud telah bekerjasama dengan delapan kementerian dan 16 dunia usaha dan industry. Sebanyak 3.574 industri telah bekerjasama dengan SMK.

Pengamat Pendidikan UPI Said Hamid Hasan berpendapat, akses pendidikan faktanya masih belum baik dan tingkat drop out juga masih tinggi. Said melihat, kebijakan pendidikan pemerintah belum jelas arah dan programnya sehingga masyarakat selalu diberi issue kontroversial yang menghabiskan banyak waktu, pikiran dan energi. ‘’Hal ini menunjukkan kebijakan pendidikan yang hit and run,’’ katanya.

Menurut dia, kebijakan pendidikan belum mampu memenuhi hak warganegara mendapat pendidikan dan tidak diskriminatif. Keadaan ini membahayakan kehidupan bangsa di masa depan sehingga bonus demografi akan menjadi musibah demografi. Konsekuensi lain dari kebijakan yang demikian, pendidikan karakter yang sedang dikembangkan dalam Kurikulum 2013 mengalami truncated atau pemenggalan karena hanya dinikmati oleh sebagian anak bangsa yang mendapat pendidikan dan terdidik di sekolah berkualitas.

Sementara itu, terkait dengan guru pemerintah belum memiliki pemahaman yang jelas antara kualifikasi dan kualitas. Hal ini menyebabkan pemerintah tidak mengakui kualifikasi yang sudah dikeluarkan. Dimana guru yang sudah memiliki kualifikasi/akta dianggap tidak berlaku karena istilah bukan sertifikat dan diperoleh tidak melalui sistem pendidikan baru sehingga terjadi pemborosan dalam jumlah yang sangat besar.

Sementara Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri menyoroti tentang guru honorer K2. Dia menyatakan, guru adalah ujung tombak pendidikan sedangkan pemerintah sudah berulang kali menjanjikan guru honorer K2 untuk diangkat menjadi PNS. “Tetapi faktanya sampai sekarang hanya pemberkasan saja,” sebutnya.(Neneng Zubaidah)

Sumber: https://nasional.sindonews.com/read/1267575/144/akses-pendidikan-terus-diperluas-1513815568

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi printer 3D harus diakui kerap digunakan dalam beberapa tahun belakangan. Hal itu wajar mengingat teknologi ini dapat mendukung beragam kegiatan, termasuk dari sisi pendidikan.

Salah satunya adalah mendorong kemampuan belajar anak-anak dalam menerima pelajaran, seperti yang dilakukan Inspira Academy yang memanfaatkan printer 3D untuk dipakai dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Untuk mendukung kegiatan itu, Inspira Academy membuka Innovation Center terlengkap dan terbesar di Indonesia. Fasilitas ini dapat menjadi tempat para inovator muda belajar dan menyalurkan kreativitasnya.

Tempat ini hadir didukung beragam fasilitas terlengkap, seperti printer 3Dscanner 3D, puluhan robot edukasi, dan makerspace. Kehadiran peralatan tersebut dapat dimanfaatkan pula oleh beragam lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak dan dewasa.

Keberadaan fasilitas ini tak lepas dari dukungan sejumlah produk kelas dunia, seperti Stratasys, Makerbot, EnvisionTec, Shinning3D, Flashforge, Ubtech, dan Abilix.

Kurikulum pembelajaran Inspira Academy juga didukung oleh materi pembelajaran dengan kurikulum yang terstruktur dan menyenangkan. Ada tiga displin ilmu yang dimasukkan dalam kurikulum, yakni 3D, creation robotika, dan Steam.

Tiga displin ilmu itu digabungkan agar dapat menarik dan memacu anak berpikir inovatif. Harapannya, peserta didik dapat membuat karya yang dapat berguna bagi kehidupan di sekitarnya.

Kegiatan di Inspira Academy

"Inspira Academy menyediakan kelas regular dari umur 5 tahun hingga dewasa atau profesional dan akan ada workshop mingguan dengan tema menarik," tutur Operational Manager Inspira Academy Robertus dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (28/11/2017).

Beberapa tema yang kerap diangkat di Inspira Academy adalah mp3 boom boxspinnerjewelry design, termasuk robot driver. Innovation Center sendiri berlokasi di Mall of Indonesia, Jakarta

Lebih lanjut ia menuturkan, respons masyarakat terhadap Inspira Academy terbilang positif. hal itu ditunjukkan dengan jumlah peserta yang mendaftar termasuk latar belakang peserta yang beragam, mulai dari UMKM, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan anak-anak.

"Berinovasi dan berkreasi adalah keharusan untuk anak-anak zaman now dapat bersaing dengan sumber daya manusia dari luar," ujarnya. Ia pun berharap Inspira Academy dapat mendorong pertumbuhan wirausaha baru seperti yang dicanangkan pemerintah.

Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/3178592/inspira-academy-hadirkan-edukasi-3d-printing-pertama-di-indonesia

Liputan6.com, Turki - Unidentify Flying Object (UFO) merupakan benda langit yang keberadaannya masih sering dipertanyakan. Benda yang diduga berasal dari luar angkasa ini dikendarai oleh mahluk yang disebut alien. Meskipun banyak foto dan vidio tentang UFO atau alien, keberadaan mereka masih dipertanyakan.

Karena ingin tahu kebenaran tentang mahluk ini, salah satu universitas di Turki membuka kurikulum terbaru yang mempelajari tentang UFO dan alien.

Universitas Akdeniz di Turki telah membuat penjurusan yang disebut "Ufologi dan Exopolitik" sebagai kurikulum terbarunya. Tujuannya adalah untuk membuat siswa siap memberikan sambutan yang layak kepada UFO dan mahluk luar angkasa.

Persiapan praktis dan diplomasi antar bintang merupakan bagian dari jurusan tersebut. Seperti yang dikatakan Kolbaşi yang dilansir dari Dogan News Agency, para siswa akan belajar tentang dugaan aktivitas alien di Bumi.

Kolbaşi adalah wakil ketua Pusat Penelitian Ilmu Luar Angkasa Sirius UFO yang berbasis di Istanbul. "Kami percaya perwakilan dari dunia (Bumi) dan peradaban luar angkasa akan segera melakukan kontak resmi satu sama lain. Ini akan menjadi perubahan terbesar yang ada di sejarah dunia," kata Kolbaşi.

Sumber: http://citizen6.liputan6.com/read/3180883/diragukan-keberadaannya-ufo-dan-alien-dijadikan-kurikulum

Sabtu, 10 September 2016 01:35

Selayang Pandang