Artikel

(0 pemilihan)

Keterampilan Membuat Aksesoris Pilihan

Arbai Santosa namanya

Anak ini bergabung di rombongan belajar kelas 10 pada semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Ia dilahirkan 17 tahun yang lalu dari pasangan suami istri Samiyono dan Juniatun. Kelahiran seorang bayi bagi keluarga merupakan anugerah yang tak terhingga bagi kedua orangtuanga. Siapapun akan merasa memperoleh amanah yang begitu besar dari Sang Pencipta Alam dan isinya. Kadangkala orang tua rela berlapar-lapar demi sang buah hati dapat merasakan kenyang, Malam dijadikan siang, siang kadang-kadang dibalik menjadi malam, tangan adakalanya menjadi kaki, dan kakipun sering menggantikan tangan. Kurang tidur banyak begadang demi kelangsungan sang bauh hati.

Arbai santosa namanya, dia mendapatkan kondisi yang bagi kita orang kebanyakan dalam keadaan yang tidak beruntung, Ya arbai santosa merupakan salah satu bagian dari anak-anak yang sering disebut anak kembar se-Jagad, ya down syndrome. Kemampuan akademiknya bias dibilang sangat rendah, mungkin kalau boleh mengira-ira kecerdasanya Intelegensi Questionya berada di level sekitar 20-an. Kemampuan berhitungnya di bawah anak-anak jenjang TK, penguasaan membaca dan menulis masih sangat rendah. Untuk menjiplak saja ia masih kesulitan.

Arbai santosa, ya, postur tubuhnya sangat altetis yang terkesan kuat dan gagah, walau Bahasa komunikasinya terkesan terdengar tidak jelas dan tidak bermaknya, sehingga bagi yang belum terbiasa dengannya akan sulit terjalin komunikasi dua arah

Arbai santosa ya, ia dalam aktifitas keseharian di sekolah awalnya sesukanya tidak ptiuh aturan sekolah. Kalau lagi kondisi senang ia dating ke sekolah tetapi apabila sedang tidak senangbya ogah ke sekolah, satu hari masuk, dua hari tidak Nampak batang hidungnya. Kadangkala masuk saja sudah sangat siang, di saat yang lain sudah istirahat barulah ia datang, itu saja belum cukup, ketika ia datang tidak langsungg masuk kelas, tetapi pasti dia parker di kelas lain atau di ruang kelas yang kosong, yang kebetulan ditinggal penghuninya di pendopo untuk belajar menari. Lalu apa yang dilakukan Arbai? Ya tidur

Arbai Santosa ya, ya betul saya amati saya harus tahu siapa dia, apa yang dia mau, apa yang dia bias, dia punya apa. Renungan demi renungan, komunikasi secara intensif dijalin, perhatian dan kasih saying ternyata ia butuh itu, pengakuan akan keberadaannya di situ ia butuhkan. Tidak muluk-muluk yang ia mau, tidak banyak yang ia harapkan. Ia hanya butuh sapaan, keakraban, penghargaan dan pegakuan atas leberadaannya.

Arbai Santosa ya, ya…. Ia mulai akrab, mulai datang lebih awal, mulai kelihatan setiap pagi, mulai menunjukkan kesukaanya pada suasana sekolah, ketika saya selalu menyapa ketika datang, mengajaknya ngobrol hanya sekedar bertanya tadi makan apa, naik sepeda punya siapa, ayo tak antar ke ruang kelas, ayo bapak temani belajar membatik, ayo bapak tungguin ketika menari. Luar biasa, ia mulai terkondisi untuk bergabung dan terlibat dalam aktifitas belajar, itu kalua Arbai santosa tidak dalam kondisi mengantuk yang sangat berat lho ya, karena ceritanya sih kalua di rumah di cerita sering begadang malam, ya ke mana aja arah kaki mengajaknya pergi hingga larut tak terhitungkan.

Arbai santosa ya, ya ia mulai tekun berkarya ketika satu aktifitas keterampilan saya kenalkan padanya, yang diawalnya sangat lama ia pahami, ia lakukan, ia ulangi, ia mulai lagi, lagi, lagi dan lagi. Awalnya saya tidak bias prediksi bahwa ia mampu lakukan dalam waktu yang sesingkat itu.

Arbai santosa ya, ya . . . itulah dia, kini jangan ditanya lagi sekarang, begitu dia datang pagi-pagi belajar menulis dengan mencontek tulisanku maka langsung aktifitas keterampilan jalan terus. Bahkan konsentrasinya berada pada Hight Order Thingking Skill nya down syndrome.

Arbai santosa ya, ya….. siapa bilang dia nggak bias konsentrasi penuh, heemm bisa! Asal tidak kondisi ngantuk lho ya, karena ngantuk tuh obatnya kan memang hanya tidur lho.

Arbai santosa ya, ya …. Itulah dia, sekarang rajin memproduksi satu jenis aksesoris gelang dari bahan kur yang dikombinasi dengan slot kunci hp. Berapapun yang ada akan ia kerjakan tanpa mersa lelah, dengan media bantu itu ia bisa membuat satu gelang dalam 10 menit.

Arbai Santosa ya, ya …. Itulah dia bisa mematahkan kita ternyata yang terlihat tidak apa-apa eh dengan ketekunan, diulang-ulangan, terus-menerus sebagi prinsip belajarnaya, ia mampu melakukan itu.

Arbai santosa ya, ya…. Itulah dia. Satu contoh inspirasi saya sebagai pamong mereka yang benar-benar harus jeli mengorek apa dia, siapa dia, punya apa dia, bisa apa dia, tahan berapa lama dia, butuh apa dia. Ya itulah tugas kita, diminta atau tidak harus kita lakukan.

Arbai santosa ya, ya … itulah dia menjadi inspirasi dan tambahan referensi bagi saya, apalagi tugas kita sebagai GURU PEMBELAJAR yang telah digembleng melalui program Peningkatan Kompetensi Pembelajar, akan sangat diharapkan.

Arbai Santosa ya, ya … itulah dia satu tugas bagi saya ketika IN ON IN ON IN telah kita lalui.

Arbai santosa ya, ya itulah dia. SELAMAT BERKARYA

Baca 30 kali Terakhir diubah pada Sabtu, 27 Jun 2020 14:42
Trisna Mulyana

Mudahkanlah, jangan dipersulit!

Selengkapnya di dalam kategori ini: Alat Komunikasi »

Cari

Kategori

    Pengunjung

    001582
    Hari ini
    Minggu Lalu
    Bulan lalu
    Semua
    34
    1258
    725
    1582

    Your IP: 3.233.229.90
    2020-07-04 10:26